Ramadhan jauh dari kampung halaman awalnya terasa sangat sulit bagi pemuda Betawi ini. Bagaimana tidak sulit jika saat sahur dan buka puasa harus dilakukan sendiri... Sepi sekali rasanya. Tetapi setelah kenal dengan beberapa kawan Masyindo, kesulitan tersebut tidak lagi berarti, apalagi ditambah dengan channel-channel televisi Indonesia yang setia menemani, rasa sepi itu hilang dan puasa terasa seperti di Jakarta lagi.Donda dilahirkan dan dibesarkan di Jakarta, anak laki-laki pertama dari 5 bersaudara, sayangnya tidak disebutkan bahwa ke-empat saudaranya adalah perempuan atau laki-laki. Sangat menyukai berpelancong, mengoleksi miniatur pesawat dan juga bermain musik, khususnya drum.
Anak Betawi ini mengaku kalau dari kecil sudah belajar bermain drum, jadi hobby sampai sekarang adalah bermain drum. Kadang-kadang bersama kawan-kawannya, mereka membuat pertunjukan mendadak kecil-kecilan di sebuah kafe di Ho Chi Minh City. Sayangnya sang profil kita minggu ini tidak menyebutkan kafe mana yang pernah dipakai untuk pertunjukkan tersebut.
Ya begitulah, suasana lebarannya hanya terasa di dalam masjid. Setelah keluar dari masjid ya... seperti hari-hari normalNampaknya selain bermain drum, ada bakat atau kemampuan lain yang sangat kuat. Sebagai buktinya adalah Donda selalu dipercaya (sudah 2x berturut-turut) untuk menjadi MC acara Indonesian Day di HCMC. Bagaimana penampilannya untuk membuat acara tersebut berlangsung atraktif? Silahkan simak salah satu rekamannya di situs youtube berikut:
Video by: Sugeng Endarsiwi
Sewaktu masih di Jakarta, kawannya (red:Vietnamese) yang pernah kuliah bersama di Malaysia memberikan undangan untuk bekerja dan berbisnis di Vietnam. Setelah dipikir-pikir, akhirnya pada tahun 2006 diputuskannya untuk berkunjung dan kemudian bekerja di Vietnam.
Setelah beberapa tahun bekerja di Vietnam, sekarang sudah mulai mengawali bisnis dengan sebuah situs di Singapura. Ternyata situs tersebut mendapat sambutan yang sangat baik, sehingga pada tahun 2010 akhirnya berkembang menjadi pusat pelatihan bahasa Inggris dengan nama MEA – Confidence and Skills, di Ho Chi Minh City. Kemudian MEA di tahun ini telah melebarkan sayapnya ke Jakarta.
"Cita-cita saya selanjutnya adalah untuk mengembangkan bisnis ini di negara lain anggota ASEAN." katanya dengan penuh keyakinan.
Karena usia bisnis yang relatif masih baru, jadi semua harus dia tangani sendiri terlebih dahulu, seperti urusan administrasi, finansial, pemasaran, pengembangan kurikulum, bahkan kadang sampai harus mengajar kalau ada guru yang tidak berhalangan hadir.
Namun demikian tidak membuatnya terlalu sibuk hingga melupakan kegiatan lainnya bersama masyarakat Indonesia di HCMC. Donda tak pernah berhenti berharap teman-teman di sini kompak selalu dan terus membawa nama harum Indonesia dengan kegiatan-kegiatan yang positif di Vietnam.
Berikut ini rangkuman perbincangan kami selanjutnya dengan rekan Donda tentang pengalamannya selama bulan Ramadhan di Vietnam.
M: "Apa yang anda rasakan bedanya suasana taraweh di bulan Ramadhan di Vietnam?"
DO: "Aduh kebetulan dari dulu belum pernah sempat taraweh di masjid sini, karena kerja saya tuh sampe malam...jadi selama ini saya taraweh sendirian aja di rumah..."
M: "Tapi pernah berlebaran di Vietnam belum? Nggak kangen dengan makanan ala Lebaran di sini?"
DO: "Ya pernah, waktu itu adik saya datang ke sini untuk berlebaran bersama. Kami sholat di masjid yang terletak di jalan Nam Ky Khoi Nghia (saya lupa namanya). Ya begitulah, suasana lebarannya hanya terasa di dalam masjid. Setelah keluar dari masjid ya... seperti hari-hari normal. Walaupun tidak ada suasana lebaran seperti di Jakarta, saya cukup beruntung karena dapat merayakan hari raya bersama adik saya. Kalau makanan apa adanya yang ada di kota HCM ini, seperti Pho, dll. Termasuk unik kan? Lebaran dengan menu makanan Vietnam."
M: "Artinya godaannya lebih banyak dan lebih berat di sini ya, Bang?"
DO: "Wah berat sekali, karena di lingkungan kerja hanya saya yang berpuasa. Awal-awalnya sering ditawari makanan dan 'caphe-sua-da' di siang hari, tetapi lama kelamaan orang-orang sekeliling mengerti, dan mereka dapat menghormati setelah saya berikan penjelasan mengenai puasa."
![]() |
| On Duty |

Tunggu kehadiran Humas Masyindo HCMC di rumah anda atau hubungi
0 Testimoni:
Testimonial
Server kami membutuhkan beberapa saat agar komentar bisa tersimpan dengan baik di halaman website ini. Silahkan klik tombol 'publish' agar komentar anda bisa ditayangkan.