Suasana “Windows Café” malam ini sangat ramai, kafe yang terletak di pusat keramaian kota Ho Chi Minh City ini memang sedang trend di kalangan anak muda HCMC. Kami memilih tempat duduk agak ke dalam untuk menghindari suara hiruk pikuk dari jalanan sehingga perbincangan dengan tokoh profile kita nantinya akan lebih nyaman. Baru duduk sekitar lima menit, sosok yang kami tunggu sudah tampak menghampiri meja kami. Pria muda ini memang terkenal tepat waktu, bagi dia waktu adalah sesuatu yang harus dihargai.Sosok Yoppy Kurniawan, pria yang lahir di Yogyakarta 34 tahun lalu ini sudah sangat mengharu biru kehidupan masyarakat Indonesia Vietnam di HCMC dan sekitarnya bahkan juga sampai Hanoi. Pria lajang jebolan Universitas Gunadarma Jakarta yang selalu tampil energik dan juga selalu melepas senyum ini sangat identik dengan kegiatan masyarakat Indonesia baik yang berhubungan dengan antar sesama masyarakat dan juga yang berhubungan langsung dengan KJRI. Di organisasi Masyindo HCMC sendiri, dia menjabat sebagai Koordinator Area untuk HCMC dan sekitarnya. Lajang yang sangat suka berolahraga ini sudah sering sekali menjadi kampiun dalam setiap pertandingan olah raga yang diselenggarakan oleh Masyindo, baik badminton, tennis, ataupun golf.
Setelah bertegur sapa, dalam waktu singkat kami mulai terlibat percakapan seru dengan tokoh kita ini;
Masyindo (M): “Sebetulnya sejak kapan sih Om Yoppy tinggal di Vietnam ini?”
Yoppy Kurniawan (YK): “Awalnya saya datang ke Vietnam, tepatnya HCMC ini sebagai staff KJRI di bidang PensosBud dan Protokol. Itu sekitar November 1999. Pada saat itu belum banyak masyarakat Indonesia yang tinggal di HCMC. HCMC sendiri bukan seperti yang sekarang, masih belum banyak bangunan bertingkatnya, boleh di bilang masih sepi. Perekonomian dan perdagangan sendiri saya lihat masih sangat terbatas. Tapi inilah tantangan yang membuat saya bisa bertahan sampai saat ini. Saya melihat masih banyak peluang yang bisa kita gali dari kota bahkan negara yang baru akan menggeliat ini”.
Hal inilah yang tampaknya membuat dia berani untuk mengajukan pengunduran diri dari KJRI pada akhir 2006 dan memulai membuka usaha sendiri. Berawal dari kemampuan dia dalam membuka jaringan dan bersosialisasi, akhirnya pada akhir 2006 berdirilah satu perusahaan dengan nama Nadua. Perusahaan ini dia dirikan bersamaan dengan seorang teman warga Vietnam. Pada awalnya perusahaan ini bergerak dalam bidang apa saja, baik dalam negeri Vietnam maupun untuk ekspor impor. Seiring dengan berkembangnya perdagangan dan perekonomian di Vietnam, maka pada awal 2007, perusahaan ini mulai memiliki fokus yang lebih jelas yaitu dalam bidang Travel, Service dan Trading.
M: “Mengapa anda memilih akhirnya terjun dalam bidang Travel dan Service, di Vietnam pula?”
YK: “Pada awalnya, semasa masih kerja di konsulat, saya banyak membawa tamu dari Indonesia untuk melihat-lihat Vietnam, baik di Utara ataupun di Selatan ini. Pada umumnya mereka sangat tertarik dengan kebudayaan dan keindahan alam di sini. Begitu juga ketika saya memperkenalkan Indonesia kepada masyarakat Vietnam, mereka sangat tertarik sekali dengan keindahan dan kebudayaan masyarakat Indonesia yang mereka anggap hampir mirip dengan kebudayaan mereka. Dari situlah saya pikir bahwa ini adalah sebuah peluang yang sangat menjanjikan, selain profit tentunya, juga sekaligus mempromosikan Indonesia kepada masyarakat Vietnam. Sejak perusahaan ini berdiri, saya sudah banyak membawa masyarakat Indonesia ke Vietnam dan sebaliknya, tentunya semua dalam hal pariwisata”.
Gb 1. Yoppy dalam keseharianSelain itu dia juga mengatakan bahwa perusahaan Nadua juga menyediakan paket-paket wisata menarik baik untuk warga Indonesia yang akan melancong ke Vietnam atau pun warga Vietnam yang ingin menikmati keindahan alam Indonesia. Dia menambahkan bahwa perusahaan dia juga menyediakan Service (red: Door to Door Cargo Delivery, Car/Housing Rental, dsb) dan Jasa Trading, baik untuk lokal maupun international. Semua dikemas dalam bentuk yang sangat profesional, jelasnya sambil ber-promosi.
M: “Setelah hampir 2 tahun berdiri apa saja tantangan untuk Nadua mengingat makin banyaknya travel-travel lokal yang juga menyediakan paket wisata yang menarik?”
YK: ”Sebetulnya Nadua lebih terfokus kepada wisatawan Indonesia yang akan ke Vietnam dan sebaliknya. Komunikasi adalah kunci yang sangat penting dalam bisnis ini. Saya dapat dengan mudah berkomunikasi dengan rekan travel di Jakarta yang akhirnya akan membuahkan suatu kesepakatan yang menguntungkan kedua belah pihak, dan tentu saja akan menguntungkan klien saya juga. Hal inilah yang tidak dimiliki travel-travel lokal di sini. Dan juga, saya sudah membangun jaringan di sini maupun di Indonesia yang Alhamdulillah sangat membantu saya dalam bisnis ini.”
Dalam masa sulit sejak akhir 2007 hingga saat ini, perusahaan Nadua masih tetap berdiri dan makin bertambah besar. Hal ini yang menjadi kebanggaan tersendiri bagi sosok Yoppy Kurniawan. Dia juga menambahkan bahwa dia berhasil merpertahankan kelangsungan hidup sebuah perusahaan dengan modal memberi kepercayaan kepada pelanggan dan terus senantiasa berusaha dengan lebih baik.
M: “Om Yoppy kan sudah mapan di sini. Kapan berkeluarga nih?” (sambil tersenyum...)
YK: “Saya sudah tau, pasti Anda akan menanyakan pertanyaan ini pada saya”. ha…ha..ha. Insya Allah tahun depan. Doain saja ya!”
M: Amin….
Tak terasa waktu sudah begitu cepat berlalu, lebih dari 2 jam sudah kami bertiga nongkrong di café ini.
Itulah sosok Yoppy Kurniawan yang kita liat kesehariannya sebagai pribadi yang sangat bersahabat, ringan tangan dan memiliki selera humor yang tinggi. Tapi di balik itu semua, kita akan angkat topi atas semua keberanian, prestasi dan kerja keras yang dia lakukan di negara orang ini. Semoga perusahaan Nadua semakin maju dan berprestasi dalam menyambut era perdagangan bebas yang sudah di depan mata ini.
As interviewed by: azf
Humas II Masyindo HCMC
Tunggu kehadiran Humas Masyindo HCMC di rumah anda atau hubungi
6 Testimoni:
Saya mengenal mas Yopi ini sejak 4 tahun yang lalu di Saigon. Walaupun hanya sempat bertemu selama 2 minggu, saya setuju bahwa beliau memang ulet dan jiwa servisnya sangat tinggi.
Salut buat usaha keras yang telah dilakukannya selama ini...
Sukses selalu bung! juga untuk Masyindo!!!
Saya mengenal Anh Phie, begitu dia biasa di panggil, sudah lebih dari 2 tahun. Salut untuk semua kerja kerasnya...sukses selalu Nadua...! Tetap semangat!!
Pemuda Indonesia yg ulet dan tahan banting serta berani membuka lapangan kerja sendiri di negri orang.
Maju terus Nadua, pantang mundur dan sukses selalu......
Salam Masyindo
ada nomor kontak HP gaa?
Salut Bro... Sudah setahun lebih berwiraswasta di negeri orang... One step ahead. Bravo!
Salam Kenal Mas Yoppy,
Saya Ciswoto dari Jakarta, Tahun 2006 saya pernah ke hcmc dalam rangka bisnis. Bisnis saya dibidang forwarder (concern ke consol box). Menurut saya bisnis ini punya prospek bagus, selain modal yang tidak perlu terlalu besar profit cukup lumayan.
Maksud saya, barangkali Mas Yoppy tertarik dengan bisnis ini kita bisa bicara lebih lanjut via e-mail saya di ciswoto@atl-cargo.com atau IM: cciswoto@yahoo.com.
Nama perusahaan saya PT.Anugerah Transindo Lestari, website: www.atl-cargo.com
Salut buat Mas Yoppy.
Salam/
Ciswoto
Testimonial
Server kami membutuhkan beberapa saat agar komentar bisa tersimpan dengan baik di halaman website ini. Silahkan klik tombol 'publish' agar komentar anda bisa ditayangkan.